Tampilkan postingan dengan label Manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manusia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Januari 2010

Sukatendel 1973



Photo - photo jaman dahulu (jadul) yang masih kita miliki sering mengingatkan kita akan kenangan kenangan dimasa lampau. Photo ini mengingatkan saya akan kenangan pada anak sulung laki-laki kelahiran tahun 1973 dan photo ini diambil tahun 1974. Waktu begitu cepat berlalu, datang dan pergi tanpa kita sadari. Semoga hari - hari yang akan datang, kita lebih menghargai waktu yang kita miliki. Semoga .....

Blog Batu Karang Yang Teguh (Blog Sukatendel) mengucapkan Selamat Hari Natal 2009 (bagi kita yang merayakannya) dan Tahun baru 2010. Semoga hidup kita di tahun 2010 ini semakin berhasil dan terberkati. Jaga kesehatan anda karena biaya berobat sangat mahal sekarang (hehehe...nggak nyambung ya....). Bravo dan mejuah-juah kita kerina, bujur.

Selasa, 16 September 2008

Welly dan Ariel Ginting

Welly & Ariel Ginting, dua bersaudara bermarga Ginting yang berdomisili di desa Kuta Gerat, kecamatan Munthe, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatrera Utara. Welly sebagai abang-an termasuk tipe mendominasi dan cenderung “nakal”.

Karena tinggal di kampung yang notabene banyak saudara dan keluarga yang melindungi, terkadang kenakalan tersebut dapat semakin “menjadi-jadi” ditambah lagi pengaruh lingkungan melalui pergaulannya dengan teman-teman sebaya. Si Ariel yang adik-an cenderung lebih pendiam dan pemalu tetapi terkadang terpengaruh dengan kenakalan abangnya.

Mereka berdua adalah keponakan (bahasa Karo; permen) dari istri saya. Orang tua mereka bertani sayuran seperti kol, cabai, tomat dan juga menanam pohon jeruk. Mereka juga memiliki kolam ikan mas dan mujair disekitar tanah pertaniannya.

Kegiatan menangkap ikan dengan cara menguras air kolam (bahasa Karo; Ndurung) sering dilakukan bila kita sedang berkunjung kesana. Sungguh kegiatan yang mungkin sangat didambakan di kota-kota besar, sementara aktivitas ini mungkin sesuatu yang rutinitas dan biasa dilakukan di sebuah desa.

Dan untuk aktivitas-aktivitas tersebut, kedua bersaudara Welly dan Ariel Ginting akan menjadi "Aktor" alias “Anak Muda” nya pertunjukan dengan berlarian di lumpur dan pematang sawah.

Buat Welly dan Ariel Ginting, "Paman" (bahasa Karo; Bengkila) yakin kalian akan bertumbuh menjadi anak yang menjadi penolong bagi orang tua dan keluarga.

Seiring berjalannya waktu dan kalian semakin dewasa, kenakalan kalian akan berubah menjadi sikap peduli dan perhatian bagi orang tua, keluarga, dan bahkan orang lain. Semoga …..